Facebook media sosial atau Ajang Eksis??



Facebook Media Sosial atau Ajang Eksis

Siapa yang tidak mengenal akun Facebook? Sebuah akun media sosial yang sangat besar digunakan di seluruh dunia, tidak terlepas di Indonesia. Semenjak kemunculannya pada tahun 2006 facebook sudah menjadi akun yang meluas, bukan hanya oleh para pelajar dan pengguna internet. Sekarang Facebook sudah menjadi sarana umum di setiap kalangan masyarakat Indonesia, baik muda, tua, remaja, orang tua, pelajar, bahkan sampai tukang copet pun mempunyai akun tersebut. Seyogyanya facebook adalah sarana informatif agar kita bisa berhubungan satu sama lain dengan orang-orang yang di luar interaksi kita sehari-hari.

Namun saat ini teknologi semakin pesat dan facebook bisa digunakan di media elektronik manapun khususnya Handpone, menjadi sarana yang luarbisa baik untuk kepentingan yang positif maupun yang negatif.

Saatu waktu di sebuah warnet di jakarta timur ketika gua sedang mencoba meng-ngecek sebuah E-mail untuk kepentingan kuliah, di sebelah gua ada seorang bapak-bapak yang gua perkirakan usianya sudah empat puluh tahunan, kebetulan warnet tersebut tidak terlalu tertutup antar penguna yang satu dengan yang lainnya, sehingga sesama pengguna bisa saling melihat apa yang sedang kita kerjakan di komputer tersebut. Bapak-bapak tersebut berada di sebelah gua, tanpa sengaja gua melihat dan menyaksikan apa yang sedang beliau kerjakan ternyata beliau sedang membuka akun facebooknya dengan nama yang cukup keren, setelah gua croscek ternyata bapak-bapak tersebut menggunakan data yang di palsukan, mulai dari usia, kerjaan, sampai lainhalnya. Gua bisa mengetahui hal tersebut karena gua mencoba mencari nama akun si Bapak tersebut di akun facebook gua. Kejadian tersebut subgguh membuat gua tidak abis pikir apa yang sedang hendak beliau kerjakan.

Dalam hal ini facebook sudah mengarah pada hal-hal yang tidak subtasional, seyogyanya akun sebesar facebook bisa kita gunakan pada hal-hal yang lebih bermanfaat, yang mempunyai pengaruh besar, apalagi untuk kepentingan mencerdaskan generasi bangsa kita. Tapi sebagai akun media sosial yang di buat untuk kepentingan silaturahmi antar manusia yang berbeda tempat malah menjadi pengaruh buruk bagai generasi bangsa kita, khususnya para pelajar.

Saat ini kita sering melihat kehidupan yang semakin merosot dengan adanya perkembangan jaman dan teknologi, silaturahmi kepada orang terdekat semakin di abaykan dengan adanya facebook, apalagi terkadang dalam situasi sedang mengumpul pun kita jarang menyaksikan wacana cakap-cakap budaya yang memang ada semenjak nusantara ini ada. saat ini kita lebih sering menggunakan alat elektronik kita untuk menuduk dan membuka akun facebook.

Pelajar khususnya, facebook dijadikan wadah untuk suka cita mengutarakan segala apa yang dia ingin ungkapkan dan tampilkan, dalam hal ini komunikasi anatara anak dan orang tua semakin jauh, seorang anak akan lebih senang dan bangga ketika mempunyai sebuah permasalahakan itu di tampilkan di media facebook apalagi setelah meng-update sataus (bahasa umumnya) dan ada yang meng-like (menyukai) secara tidak langsung pengaruh sikologis seorang remaja akan merasa bangga.
Tidak lepas juga gara-gara akun facebook pertikayan menjadi tercipta, semua hanya karena kita sebagai pelajar khususnya dan pengguna facebook tidak cermat dan cerdas dalam penggunaan akun tersebut.

Tidak sedikit pula kasus penculikat dan orang hilang serta yang mengakibatkan kepada pelecehan seksual terhadap remaja berawal dari akun tersebut. Facebook bukan lagi menjadi solusi sosial untuk berinteraksi dan bertukar fikiran kepada orang-orang yang diluar kativitas kita, hanya menjadi ajang narsis dan eksis semata, menguplod foto dengan berbagai macam gaya apalagi sekarang ada istilah selfi segala. 

Harusnya dengan adanya media tersebut dan teknologi semakin pesat kita cerdas dalam penggunaanya, interaksi sosial dilingkungan sekitar yang memang menjadi budaya bangsa ini jangan terhilangkan gara-gara facebook yang hanya diciptakan oleh seorang manusia, facebook kita gunakan untuk bertukar informasi antar pelajar dan daerah yang ada di Indonesia agar kita mengetahui permasalahan-permasalahan pelajar di daerah tersebut.

Pertanyaan besar muncul, apakah facebook adalah sebuah sistem yang diciptakan khusus untuk membuyarkan pemahaman dan kecerdasan generasi bangsa kita yang memang sudah semakin konsumtif dan hedon, sehingga kita tidak peduli lagi terhadap kondisi bangsa ini yang semakin hari semakin dikuras habis segala sumberdaya alamnya yang seharusnya menjadi titipan dan warisan untuk generasi bangsa kita ke depan?

Ini semua menjadi permasalahan kita semua untuk mengembalikan esensi dari sebuah perjuangan bangsa ini ingin merdeka, harus kita cermati sesama prilaku pelajar saat ini khususnya generasi muda kita. Bukan tidak mungkin jika ini dibiarkan saja akan menjadi dampak dan virus yang semakin meluas, terutama demi keutuhan NKRI, banyak paryabel yang saling berkaitan mungkin akan kita kaji lebih mendalam mengenai ini semua, sehingga kita bisa melihat kelebihan dan kekurangan media sosial saat ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karawang dalam Remang-remang part I

NGOMONGIN GUA PART III – MENULIS KEMBALI

BERJUMPA KEMBALI TEMAN SMA